Sajak Dua Cangkir Kopi

Secangkir Kopi

Cangkir kopi yang beradu punya iramanya

Terdengar oleh telinga yang lama tak mendengar suara

Ia berimaji seolah getrukan nya adalah sebuah lagu dalam pentas panggung

Busanya menghilang satu-satu

Terlihat oleh mata yang lama tak melihat ada gelembung warna
Selamanya hitam, biar saja…

Tapi kali ini gelembungnya serupa jingga entah dari mana

Kopi selalu punya chemistry antara arah dan jalur dua hati

Berjarak tapi dekat

Dekat namun tak terkira jauhnya

Dan kopi selalu punya akhir tak bahagia

Hilang saripati, lalu larut dalam pusaran…

[Ummi 2010]

Catatan kaki dari Abi:
Pernahkah kalian meraba-raba dalam sebuah hantaran cinta? Hantaran yang tidak jelas dan tidak rapi? Di mana tiap hari kita bertanya, benarkah si dia ada rasa? Atau aku saja. Ah, ya sudahlah. Tak pantas aku memikirnya.

Nah, Ummi membuat sajak ini, tahun lalu, saat Abi merasakan hal itu. Dan Abi melihat ini sebagai “sandi rahasia” yang menjawab penasaran Abi. Dalam sajak ini samar terbaca jawaban “Ya” dari Ummi akan harapan cinta Abi. Ummi merasakan perasaan maju mundur yang sama. Dan untungnya Abi mengerti apa yang tersirat dari sajak Ummi. Sehingga Abi mempunyai keyakinan yang memadai, untuk segera mengkhitbahnya. Hahay… ^+^

Love on The Sky

sumber gambar:Β cafe.ajbintl.com,Β ezakiya.wordpress.com

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

65 Responses to Sajak Dua Cangkir Kopi

  1. hadeeehhh,, so sweett… πŸ˜€

    ajarin saya dong umi???? hahaay…tpi jangan pakai kopi ya,, musuh berat tuh si kupi … πŸ˜€

  2. melly says:

    Kopi, rasanya sore ini aku harus minum kopi deh
    sajaknya keren ummi!

  3. sedjatee says:

    aku wis rak ngombe kopi
    bisa menderita lambungku ini…

    sedj

  4. Orin says:

    Aaa…co cwiiiit. untunglah Abi mengerti sajak itu ya. kalo tidak? kisahnya mungkin berakhir lain hihihihi

  5. Hadew….saya langsung jatuh cinta πŸ˜€

    Jatuh cinta sama puisinya……rasanya indah minum kopi sambil melihat bintang πŸ˜€

  6. Asop says:

    Yay! Katakan cinta dengan kopi! *judul sebuah buku*

  7. rifqiamalia says:

    Whaaaaaaaaaaa bagus banget..
    dulu saya pernah punya puisi yang temanya juga kopi
    tapi nuansanya patah hati.. nanti deh saya posting di blog..

  8. cold4hands says:

    hahahaha!, cocok sekali,. menyatakan “ya” dengan sajak kopi,.
    salam dari pecinta kopi disini,. πŸ˜€

  9. huaaaahh… si abi ga bilang klo ditambahin catatan kaki.. huaa.. malu saya..

    labil banget ya saya..

    salah satu alasan yg membuat saya menyukainya ialah karena ia satu2 nya orang yg berhasil menebak tiap coretan saya.. jadi ga bisa boong pas “ditembak” hhaa..

    terimakasih atas kesediaan membaca.. ^^

    [ummi]

    • ais ariani says:

      ummi pintar merangkai kata dan Abi bisa langsung paham yah.
      hehhehehehe, soalnya aku baca berkali-kali gak bisa paham menerima jawaban ‘ya’ dari Ummi,
      tapi mungkin karena bukan aku yang dituju yah,
      aku malah memahami kata-katanya berbeda..
      hehehehhehe
      *kek nya sesuai dengan kondisi hati dah, hahahahhaha

  10. Saya sedang menikmati kopi…jadi inget dulu pernah ada gebetan main ke rumah ditawarin minta minum apa, dia minta kopi…Hani buatin sendiri, eh dianya minta nambah, bukan karena kopi bikinan Hani keenakan tapi terlalu manis makanya minta di replace :d

    Begitu Bunda yang bikinin langsung dia bilang “mantab πŸ˜€

  11. Uda Riki says:

    hehehe…
    abi ini kayaknya gak ‘membaca’ dari sajak..
    tapi dari sesuatu yang lain…
    hahay…

  12. popi says:

    kopi selalu mempunyai akhir yang tak bahagia…aduh..semoga ga begitu dengan para peminum/penggemarnya deh! 😦 tapi untungnya saya ga suka kopi hihi…

  13. vittayuni says:

    walau gak ngerti cara menikmati kopi, selalu takjub sama orang yang bisa merangkai kata menjadi sajak/puisi
    salam kenal ummi & abi….

  14. sari says:

    wew… πŸ™‚

    mantaappp

  15. tunsa says:

    hahai…si umi bisa ajah..

  16. Distributor Kopi Limmit says:

    Luar biasa sajaknya pak, lanjutkan pak…

  17. dmilano says:

    Saleum,
    jadi ingat nih kalau saya belum ngopi sore ini, πŸ™‚
    salam kenal ya…
    saleum

  18. Gaphe says:

    kopi juga menyatukan banyak manusia, banyak latar belakang, banyak kebudayaan.. larut dalam sesap manis yang sama.. manis kopi..

  19. duh..ini kok indah banget…

  20. danyfarid5 says:

    Kalau bicara tentang coffee, saya jadi teringat dengan Nescafe πŸ˜† (tidak nyambung). Walaupun catatannya sedikit, tetapi disetiap kalimatnya gampang sekali untuk dipahami. Salam kenal dari saya!

  21. paijo says:

    indahnya ketika bisa meraba-raba tanda yang muncul..

    kopine tak liatin kok sama ajah ya, masih tetep item, tapi manis pa nggaknya kurang tau

  22. Agung Rangga says:

    hanya satu kopi yang saya inginkan, ‘kopi darat’ dengan blogger… πŸ˜‰

  23. Saya kesini beberapa kali ternyata kopinya masih ada…sengaja disisahinbuat saya ya?

    πŸ˜›

  24. dhila13 says:

    umii.. so sweet puisinya πŸ™‚

  25. jasmineamira says:

    hayaaaaahh so sweet banget >.<

  26. cinta dalam secangkir kopi, manis juga kedengarannya

  27. kenapa ya, sesuatu yang beraroma kopi terasa nikmat untuk dikecap? seperti saat membaca puisi di atas…

  28. Karyaku UMY says:

    apapun yang dilihat kiranya sobat bisa menjadikan sebuah sajak yang sangat bagus
    salam dari blogger UMY..hee

  29. Batavusqu says:

    Salam Takzim
    Lagi lai puisi keluarga Harestya membangunkan mimpi, makasih pak/bu
    Salam Takzim Batavusqu

  30. kayaknya aku butuh kopi anget ne…buat ngilangin stress….

  31. ilmipenulis says:

    puisinya…. bikin ngiler… mana hujan lagi di sini…. huummmm…..

  32. juwita malam says:

    kopi
    sahabat senja dikala hujan menyerang bumi

    sajak kopi, emang slalu indah yah. ^-^
    jadi pengen pesen kopi lgi stelah baca puisi neh…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s